Rasanya tak ada waktu yang lain bagi kehidupan wanita, yang
saling pengaruh mempengaruhi secara kompleks antara faktor faktor fisik dan
fisiologi selain masa tahun menopause. Sejalan dengan tekanan fisik yang
disebabkan oleh ketidakseimbangnya hormonal secara prsikologis dan emosional,
reaksi reaksi dari wanita terhadap transisi normal akan beraneka ragam
tergantung kepada gaya hidup sebelumnya, sikap serta keinginan pribadi. Selama
berabad abad wanita telah diprogramkan untuk menerima kemampuan mereka dalam
memproduksi dan meningkatkan jumlah anak sebagai fungsi utama dalam hidup ini.
Bahkan hingga saat ini, banyak cara yang telah diusahakan
dalam menghadapi wanita wanita yang tidak berfungsi sebagai ibu. Sehubungan
dengan hal tersebut, tak dapat disangkal lagi bahwa bagi banyak wanita,
menopause di sambut dengan penuh perhatian sebagai suatu awal dari kesudahan.
Kesemuannya begitu mudah untuk menyamakan usia dengan
pertukaran waktu secara kronologis dan membagi kehidupan dan sikap kita pada
basis tahun tahun hidup. Jadi bila umur 13 tahun kita menjadi muda belasan
tahun, pada usia delapan belas tahun secara ajaib kita dipindahkan kepada alam
dewasa, antara 40 sampai 60 tahun diturunkan sebagai manusia setengah umur, dan
pada usia 65 tahun tanpa perimbangan lagi dilemparkan ke atas pada suatu
timbunan sebagai orang yan tidak berdaya.
Tetapi apakah usia itu sendiri merupakan suatu fungsi dan
waktu, sebagai kebudayaan kita yang harus kita percayai?. Secara meyakinkan
kita semua telah mengetahui wanita yang vitalitas serta penampilannya
mengherankan mendustakan hari kelahirannya. Selanjutnya dapat ditambahkan bahwa
factor factor yang mempengaruhi secara individual juga tergantung pada dinamika
yang saling pengaruh mempengaruhi antara genetika, lingkungan serta factor
factor psikologis. Bila anda yakin bahwa pada usia 40, 50 atau 60 telah
ditetapkan sebagai orang tua, maka tanpa mempedulikan hal hal lain, anda akan
merasa dan bertindak sebagaimana adanya.
Untuk itu bagaimana kita berfikir, apakah kita benar benar
merasakan pengaruh secara badani dalam fungsi maupun pengaruh kemampuan maka
harus tanggap kepada setiap perubahan. Pada tahun 1900 kehidupan yang
diharapkan rata rata wanita Amerika adalah 49 tahun, kini kebanyakan wanita di
negeri ini suatu kesempatan baik yang masuk akal dari pencapaian usia 75 tahun.
Ini berarti bahwa seorang wanita yang berusia 45 tahun mempunyai kemungkinan
mengalami 30 tahun lagi, atau lebih separuh dari usia yang mereka alami untuk
mengecap kehidupan. Menopause hendaknya dipandang sebagai suatu transisi normal
dan suatu awal dari sepraruh kehidupan. Suatu saat berhenti dan menilai apa
yang sudah kita lakukan dalam hidup kita, tetapi yang lebih penting adalah apa
yang kita harapkan, rencana dan harapan untuk menyelesaikan banyak berkat yang
potensial di tahun tahun mendatang yang terbentang di hadapan kita.
Apakah menopause sama artinya dengan “perubahan hidup?”
Tidak secara pasti. Walaupun istilah ini seringkali
dikacaukan kata kata menopause sendiri berarti penghentian secara permanen dari
semua menstruasi sebagai penemuan fungsi ovarium. Disebut perrubahan hidup
karena menggambarkan jumlah keseluruhan normal pengaturan kembali hormonal,
dari penurunan pelan pelan dalam produksi ekstrogen melalui adapatasi tubuh
ketika ia mencapai satu tingakatan keseimbangan hormonal yang baru dan berbeda.
Pada kebanyakan wanita perubahan hidup (tahun tahun menopausal atau climectric)
biasanya dalam masa 4 sampai 6 tahun, sebagaimana menopausal yang sebenaranya
adalah hanya suatu kejadian yang terbatas dalam transisi fisiologi normal.
Apakah yang sebnarnya menyebabkan menopause?
Kegagalan ovarium karena pengosongan secara perlahan dari
folikel folikel ovarium. Setiap wanita dilahirkan dengan hanya folikel folikel
yang begitu banyak. Sekali folikel folikel ini hilang (dan dengan usia 50
relatif hanya beberapa yang tersisa). Sumber utama dari estrogen ovarium juga
hilang pada akhirnya jatuh kedalam ovum. Tanpa dewasa serta berfungsinya
folikel, maka tak akan dapat ovulasi, tidak ada pembentukan suatu corpus
luteum, tak ada produksi hormone progesterone serta tak ada siklus fungi
ovarium. Pada waktu yang sama, ovarium ovarium semakin lama semakin kurang
responsive untuk mengeluarkan lendir rangsangan hormone. Sebaliknya menyebabkan
suatu tanda kompensasi peningkatan dalam produksi hormone lendir (FSH dan LH)
yang tetap teguh dalam suatu kehidupan wanita.
Bagaimana tentang wanita yang berhenti datang bulan pada
usia 35 tahun dapatkah hal ini dipertimbangkan sebagai suatu menopause dini?
Walaupun hal itu benar bahwa wanita semuda 35 tahun dan
bahkan lebih mudah dapat mengalami menopause dan kurang mengeluarkan darah
haid, adalah disebabkan oleh beberapa hal. Hanya ada satu alasan untuk suatu
menopause dini yang dapat dipercaya yaitu kegagalan ovarium premature. Tetapi
mengapa ovarium gagal atau menjadi tidak responsif untuk mengeluarkan lendir
perangsang atau lepasnya folikel folikel dan telur sebelum secara normal
digagalkan, adalah merupakan pertanyaan yang seringkali tetap tak terjawab.
Tetapi wanita yang berhenti haid sebelum usia 40 hendaknya alasan atas
kekurangannya diselidiki.
Bila haid anda akhirnya berhenti, apakah ini berarti bahwa
tubuh anda tak dapat lagi memproduksi estrogen?
Tidak sepenuhnya. Sejumlah folikel dapat bertahan untuk
waktu 5 tahun sampai 10 tahun dan terus memproduksi estrogen. Ini semua
tergantung kepada jadwal anda secara bologik. Misalnya, seorang wanita akan
berhenti datang bulan pada usia 50 dan bahkan pada usia 60, vagina serta
jaringan vulvanya akan tetap sebanding dengan wanita yang lebih muda karena
adanya stimulasi estrogen yang meskipun kecil tetapi berkelanjutan.
Kebalikannya, seorang wanita yang ovariumnya berhenti sama sekali pada suatu
usia yang dini, akan siap menunjukan jaringan genitalnya yang tipis dan atrophy,
dalam 3 tahun setelah masa haid terakhirnya. Tetapi, ini adalah sumber estrogen
yang lain dan merupakan satu yang dapat menigkat menjadi penting begi wanita
sesudah menopause.
Bagaimana anda dapat mengetahui kapan anda mulai tahun
menopausal anda?
Mencoba untuk menuju titik permulaan tahun menopause adalah
sama sulitnya dengan menetapkan kapan seorang gadis menjadi seorang dewasa.
Selama ia memerlukan waktu bertahun tahun untuk penarikan semua dukungan
hormonal ovarium, maka gejala gejala dini yang bersangkutan dalam peningkatan
tingkat estrogen akan tampak sangat halus. Wanita sepenuhnya mengharap untuk
‘mendapat’ segera menginjak 40 tahun secara alami mempersalahkan setiap rasa
hati yang terombang ambing, rasa tertekan, atau rasa sakit dimana mana yang sebenarnya
merupakan permulaan awal “perubahan”. Secara actual, indikasi nyata permulaan
yang menyatakan bahwa ovarium sedang mengalami kemuduran biasanya adalah suatu
perubahan dalampola menstruasi. Bagi kebanyakan wanita, secara biasa ketidak
teraturan menstrual ini mulai antra 45 dan 50, tetapi dalam beberapa contoh,
mereka akan dapat mulai sedini 35 tahun dan selambat 55 tahun.
Kapankah waktu yang aman untuk melepaskan peralatan KB?
Apabila anda tidak menggunakan pil KB dan tetap mengeluarkan
darah (tidak perduli bagaimana ketidak teraturan masa haid anda), maka ovulasi
dan kehamilan tetap memungkinkan. Ovarium anda boleh jadi menurun, tetapi
mereka masih belum berhenti. Penggunaan perlindungan kontrasepsi juga akan
masih anda perlukan bila masa haid anda belum teratur (dilompati atau
tertunda). Menurut aturan umum, bila anda berumur 48 tahun atau lebih dan telah
tidak lagi mengalami masa haid setidak tidaknya enam bulan boleh jadi anda aman
dari kehamilan. Bila anda lebih muda dari 48, maka paling baik bila anda
meneruskan penggunaan pil KB kecuali setelah dua belas bulan atau lebih
semenjak masa haid terakhir anda. Untuk wanita yang lebih tua menggunakan pil
KB masa haid mungkin akan berlanjut menjadi teratur sepanjjang selama uterin
tetap dapat tanggap terhadap stimulasi hormonal. Jadi mungkin sekali lagi bagi
seorang wanita mendapat penyebab haid buatan selama masa penantian menopause.
Bagaimana tentang gejala gejala menopausal yang lain?
Untuk 20 persen wanita perhentian menstruasi boleh jadi merupakan
satu satunya tanda yang Nampak untuk mendapatkan menopause. Sedangkan 65 persen
wanita lainnya, walaupun kadang kadang terganggu dengan gejala gejala
menopausal, akan dapat mengatasinya secara efektif melalui pertolongan yang
minimal. Namun, untuk 15 persen sisanya, gejala gejala menopausal yang
sebetulnya seperti sirapan panas, pelug, insomnia, datal pada kaki dan tangan,
sakit kepala, kadang kadang pelpitasi jantung serta keletihan.
Apakah sirapan panas itu lazim?
Setelah ketidakteraturan menstrual, sirapan panas pada
kepala terdapat 4 dari lima orang wanita. Walaupun tidak begitu serius sirapan
panas dapat mengacaukan. Suatu saat anda dapat menjadi dingin dan nyaman dan
pada saat lain tiba tiba anda merasakan kegerahan mulai dari pinggang ke atas
menimbulkan rasa haus serta memerahkan wajah dan leher. Hal yang sedemikian
dapat tidak sering terjadi dan lenyap sama sekali dalam beberapa minggu. Pada
wanita lain, mereka dapat terjadi 10 sampai 15 kali sehari, berlangsung lebih
dari satu menit penuh, dan tetap berlangsung hingga berbulan bulan. Karena
beberapa alasan, sirapan panas juga merampas kenikmatan seseorang dari jam ke
jam berikutnya. Seorang wanita yang menderita serangan ini, sepanjang hari akan
menghabiskan waktu istirahat untuk tinggal di ambang jendela atau menggunakan
waktu tidur nya dengan melempar selimut. Untunglah untuk semua kaitan (termasuk
tidur bersama yang juga kehilangan istirahat) seringkali dan biasanya sirapan
panas merupakan diantara gejala gejala menopausal yang lebihi mudah sekali.
Mengapa terkadang wanita menjadi tegang dan mudah
tersinggung?
Ketegangan fisik sudah barang tentu merupakan satu factor. Misalnya,
bila anda secara berselang seling diserang dengan sirapan panas, mengalami
gangguan tidur pada malam hari, serta menderita sakit kepala, apakah hal ini
tidak memungkinkan anda untuk menjadi tegang dan mudah tersinggung? Sakiat
kepala, khususnya salah satu yang digambarkan sebagai sakit kepala yang terasa
sampai ujung jari kaki dan berlangsung lama, seorang wanita yang menderita akan
merasa bahwa dirinya dapat menjadi gila. Fakta tetap menunjukan bahwa gejala
gejala sebenarnya yang bersangkutan kepada kekurangan estrogen akan memerlukan
tenaga estrogen, tidak seperti problema problema yang lain.
Problema problema yang lain apa?
Menopause bersamaan waktu dengan “setengah umur” yang di
dalamnya sendiri dapat merupakan masa percobaan khususnya untuk wanita yang
secara biologis dapat diamati. Misalnya yang telah terikat oleh begitu banyak
kepentingan untuk tetap awet muda dan menopausal sebagai pendahuluan dari usia tua, walaupun
dirawat akan tetap kehilangan segala sesuatu yang dianggap sangat berharga. Tambahan
pula, jika, pandangan hidupnya telah terganggu dalam sikap sebagai seorang
istri dan ibu rumah tangga, maka kecemasannya dapat bertambah dengan sang suami
yang seringkali pamit nglembur, membuatnya lebih yakin dan perhatian atas apa
yang ia inginkan. Anak anak, jika ada, mungkin telah mendekati kedewasaan dan
ingin melepaskan diri dari orang tua. Tampak telah tak ada lagi yang diharapkan
baik dari suami maupun anak anak karena segala kemundurannya menyebabkan sirna
segala sesuatu yang sangat berharga baginya. Jadi, emosional, psikiologis serta
kegiatan seks yang salah atur yang hingga kini tenggelam dalam suatu lautan aktivitas akan menggelembung ke
permukaan dan secara keliru ditimpakan pada ‘perubahan’.
